selamat jalan..

Beliau anak ke-4 dari 7 bersaudara. Satu-satunya saudara laki-laki babeh.

image

Setelah 18 hari bertahan dalam keadaan tidak sadar, pada hari minggu 5 April kemarin akhirnya ia meninggal dunia. Ia meninggalkan istri, 1 anak perempuan, 1 menantu perempuan dan 4 cucu perempuan.

Hari kepergiannya itu sungguh hari yang special. Hari itu hari suci Paskah. Hari itu hari peringatan ulang tahun perkawinan beliau yang ke 45. Dan hari itu seharusnya merupakan hari keberangkatannya berlibur bersama istri, anak dan keenam saudara beserta pasangan mereka ke Jepang. Sehari sebelum hari special tersebut, kebetulan juga merupakan hari reuni generasi ke-3 keluarga besar kami. Entah bagaimana (karena aku percaya juga sih bahwa tidak ada sesuatu yang kebetulan), beberapa bulan lalu sepupu2ku merencanakan reuni besar ini. Jadi memang hampir semua diantara kami merencanakan untuk berkumpul di Jakarta di seputar hari special tersebut. Bahkan yang tinggal di negara tetanggapun mengupayakan untuk hadir. 14 dari 18 cucu opa / generasi ke-3 Thio berkumpul pada hari itu. Dari 4 yang tidak hadir, yang 1 tidak hadir karena berada di Eropa, yang 1 tidak bisa meninggalkan tugasnya, yang 1 lagi sudah terlanjur membuat rencana pergi dari jauh-jauh hari dan yang seorang adalah anak laki om yang sudah mendahului beliau, mendahului kita semua 4 tahun lalu.

Meski update kondisi om sejak ia masuk ICU terus kami dapat dari semua yang berkesempatan membezoek beliau, aku merasa ga enak karena selama 3 minggu ini belum berhasil menyempatkan diri untuk menengok. Maka sore itu juga aku dan adikkupun pergi menjenguk. Karena kondisinya yang kritis pihak rumah sakit juga sangat strict dengan aturan jenguk menjenguk ini. Beliau hanya boleh dilihat setiap pk 9.oo-10.oo dan 18.oo-19.oo setiap harinya, oleh 2 orang saja bergantian. Teman baik, saudara, keluarga, anak bahkan istri hanya bisa menunggu di luar ruang di luar waktu tersebut.

Nyaris terlambat karena traffic, kami berhasil tiba di RS beberapa menit saja sebelum waktu habis. Aku sempat berpamitan dan mengecup keningnya. Aku masih sempat melihat respon pada matanya yang mulai kehilangan sinar, gerak pada bibirnya yang sudah sangat sulit. Sungguh bersyukur untuk kesempatan itu, karena tidak sampai satu putaran hari, beliau meninggal dengan tenang, dikelilingi orang-orang yang ia sayangi dan sangat menyayangi beliau.

Berdiri di depan peti jenazahnya, putrinya bercerita dengan indah tentang sosok ayahnya; tentang perjuangan dan perjalanan hidupnya, tentang perjalanan hidup keluarga mereka. Banyak rasa bercampur pada moment itu; haru, trenyuh, sedih, lega, simpati, bangga, syukur, sayang, khawatir, yakin, percaya… yang pada akhirnya luruh menjadi pasrah, pada Tuhan yang menghadirkan dan menjaga masing2 dari kita, yang memilih dan menjalani hidup yang Ia berikan hingga titik akhir. Panjang usia tidak ditentukan oleh banyaknya hari yang dijalani ujar romo Ronny yang memimpin upacara penutupan peti. Namun oleh kejujuran, kasih dan makna saat kita menjalani hari dalam hidup kita.

Om Tjoe bukan orang yang banyak bicara. Ia cenderung serius, pekerja keras, tampak banyak berpikir dengan kening berkerut dan isap dalam rokoknya. Sosok yang diam dan keras ini sepintas mirip opa dan babeh, namun tampak kontras diantara sosok2 ekspresif, cenderung ramai riuh, dominan senang dan ceria, dari 5 saudara perempuan yang mengapitnya, juga anak dan cucunya. Namun hatinya baik dan ia sangat ringan tangan. Dengan ketenangannya ia membuat kita merasa welcomed. Aku suka mendengar dan melihat tawanya yang terkekeh-kekeh saat ia mengobrol dan bercanda..

when someone you love becomes a memory, the memory becomes a treasure

Selamat berpulang om..salam kasih kami untuk oma, opa, henky di rumah Bapa.
Doa kami juga untuk tante non, julia, claudia, vivi, tessa, ariel n audrey…take care n stay strong.
.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s