mama

Secara usia mama sudah terhitung sepuh (hari ini memasuki 72 thn), tapi semangat dalam kesehariannya masih sangat tinggi. Kalau diperhatikan sepertinya kesibukan mama lebih tinggi dari kesibukanku deh 😀 Selalu ada yang ia kerjakan, selalu ada yang ia pikirkan, selalu muncul ide baru, selalu ingin dan berusaha melakukan yang terbaik bukan hanya untuk papa – suaminya, bukan hanya untuk aku dan saudara-saudaraku – anak-anaknya, atau keluarganya, atau keluarga besar kami, tapi untuk semua orang (asli! semua orang yang membutuhkan), dan ajaibnya, energi dan semangatnya juga selalu tinggi. Aku nda bisa memetakan alasan lain dari mana semua ini berasal, selain dari besarnya rasa syukur dan kasih yang ia miliki.

Untuk aku, mama adalah supporter terbesar dalam hidupku, bahkan hingga kini saat seharusnya kita sudah bertukar peran.

Ketika kecil, kami empat bersaudara bertumbuh dalam rumah yang aman, nyaman, teratur dan disiplin. Mama selalu ada saat kami membutuhkan. Mama bukan sosok affectionate yang selalu menghujani kami dengan peluk dan cium. Kasihnya lebih mewujud dalam bentuk support dan dorongan. Apapun yang sedang kami lakukan, di tengah kesibukannya mama biasanya hadir dengan sentuhan ide / pemikiran kreatifnya atau bahkan membantu kami dengan sentuhan ajaib tangannya. Mama itu kreatif sekali dan dengan keinginan mencari yang besar, mama punya pengetahuan bahan yang kaya – pada jamannya. Mungkin dari situ lantas aku jadi ingin bergerak di bidang seni rupa :D. Aku ingat benar waktu masih kecil, kami sering ikut karnaval, mama selalu membuatkan kami macam-macam kostum. Dari kepik, kupu-kupu, kelinci, harimau, robot, yang benar-benar bagus dan niat banget. Kalo liat fotonya, duh serius banget… pasti butuh pemikiran, usaha dan tenaga yang ngga sedikit. Kalau bikin tugas prakarya, mama juga suka kasih ide yang langsung bikin aku semangat dan jadi bangga dengan karyaku yang beda. Kalaupun ngga, saat aku bercerita bahwa karya teman-temanku lebih baik karena dibuatkan tukang atau ortunya, mama hanya bilang bahwa ia lebih bangga sama aku karena karyaku adalah hasil usahaku sendiri.

P1200139

Ikatan kekeluargaan kami terus terasa lewat upayanya mengistimewakan momen-momen khusus seperti natal, paskah, ulang tahun. Sederhana saja, bukan perayaan mewah yang butuh dana extra, seperti menghias pohon natal bersama, membuat kandang natal sendiri, menaruh rumput dalam sepatu untuk rusa-rusanya Santa Clauss (lalu, biasanya, keesokan harinya kami bangun pagi benar untuk mengintip apakah Santa meninggalkan hadiah natal di dekat sepatu kami :D), menghias telur paskah, buat acara mencari telur paskah, membuat kartu ulang tahun.. Tak habis pikir hingga kini, bagaimana di tengah kesibukannya, semua itu ia rencanakan dan jalankan untuk kami. Namun tak habis bersyukur pula atas ibu dan masa kecil kami yang manis.

Beranjak dewasa, support mama terus terasa. Dalam kehadirannya di setiap tahap hidup kami, dalam doa-doa panjang yang ia panjatkan terus, dalam wujud kreasi tangannya sendiri, pendeknya dalam bentuk apapun yang ia bisa lakukan untuk membantu. Saat kami kuliah, berprestasi, mengalami kegagalan, menikah, punya anak, dapat rejeki, sakit, dapat masalah, hampir selalu mama adalah orang yang ‘ada’ mendampingi, memberi kekuatan, semangat, mensyukuri, dan paling sibuk diantara yang lain.

Hidup penuh syukur, memberi kelimpahan berkat bagi mama, untuk kembali mengalir pada orang di sekitarnya yang membutuhkan. Perhatian, kesehatan, pemikiran, materi, apapun itu. Kadang lihat mama di tengah kesibukannya ada keinginan untuk bilang “Udah deh ma, ga perlu dipikir sampe segitunya..“, “Udah deh ma, si A itu udah dewasa, biar dia menyelesaikan sendiri masalahnya..”, “Udah deh ma, itu mah biar orang lain aja yang ngerjain..” Tapi menjadi sulit saat menyadari bahwa semuanya itu adalah bagian dari dirinya. Meski repot, mama tampak selalu menikmati hari-harinya yang penuh kesibukan dan produktif. Ah aku hanya bisa terus berdoa, mudah-mudahan mama terus dianugerahi kesehatan, karena mama adalah anugerah bagi kami yang ada di sekitarnya.

Happy Birthday Mom, i love u and very grateful to have you as my mom.. 😉

.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s