samurai jack

Waktu kecil Gio sangat menyukai sebuah film seri animasi; Samurai Jack, yang berkisah tentang perjalanan waktu seorang pendekar samurai. Hampir setiap hari Gio menunggu serial tersebut pada salah satu channel TV. Awalnya aku sekedar menemani, ternyata bagus yaa..

#1 Animasinya keren. Menarik, sederhana bahkan cenderung minimalis namun unik dengan tetap menghadirkan ciri khas karakter Jepang. Asiknya juga, dengan dialog yang sangat sedikit, film ini jadi terasa mudah dinikmati, kesannya tidak cerewet dan ribut sendiri.. 😀

#2 Alurnya juga sederhana untuk dicerna anak, cerita klasik tentang kebaikan melawan kejahatan, yang tak jarang membuat aku berpikir lebih jauh. Misalnya pada episode saat ia melawan kejahatan yang ternyata merupakan sisi gelap dirinya sendiri, takjub dengan olahan akhir dimana ia memenangkan pertarungan tanpa perlawanan, namun dengan membangun keyakinan bahwa dalam dirinya hanya ada terang, sehingga sisi gelap itu luruh dengan sendirinya. Digarap dengan smart, pertarungan dan kekerasan dalam serial ini juga tidak terasa mengganggu untuk aku. Selain itu setting  ceritanya sangat kaya dan kreatif, terasa tidak terbatas antara setting alam yang indah seperti hutan, desa, pegunungan, atau setting dunia khayangan dan khayalan, hingga setting masa depan yang sangat futuristik dan berteknologi tinggi, banyak dipadu dengan image dari mithologi, legenda dan dunia supernatural.

And last but not least, #3 Penggambaran karakter yang lucu dan bervariasi, dari berbagai budaya di dunia seperti Egypt, Rusia, Mongolia, Viking, Spartan, Afrika, Asia, Scotlandia, kemudian tokoh mithologi, dewa-dewa atau tokoh cerita legenda, penduduk dunia masa depan, robot, bahkan alien.

Sudah beberapa bulan ini, serial Samurai Jack kembali diputar di salah satu channel kartun. Surprise, sekaligus penasaran, aku ingin tahu apakah menonton kembali serial ini masih akan terasa sekeren 8 thn silam. Ah ternyata masih.. 🙂 sampai sekarang hampir setiap malam Gio, aku, dan sekarang ditambah Obi, menunggu dan nonton bareng serial ini.

Ringkasnya, serial ini berkisah tentang seorang samurai legendaris yang sebenarnya adalah putra seorang raja dari sebuah kerajaan di Jepang. Entah siapa nama aslinya, tapi bila ditanya ia biasa mengatakan, “They call me Jack.” Klasik digambarkan ibu yang lembut dan sangat kasih, masa kecil yang biasa namun cukup menyenangkan, kampung halaman kerajaan ayahnya yang tentram, asri dan indah. Dan tiba-tiba saja semua itu direnggut dari Jack kecil. Kerajaan ayahnya dihancurkan oleh ‘Aku’ evil of the darkness  yang digambarkan sangat kuat dan berkuasa.  Jack kecil selamat dari serangan ‘Aku’, ia mengembara ke berbagai pelosok dunia sambil mempelajari dan melatih kemampuan bela dirinya, hingga dewasa dan menjadi sosok samurai yang legendaris.  ‘Aku’ merasa terancam dan membuang Jack dalam sebuah portal waktu. Jack terlempar dalam satu alur perjalanan waktu ke masa depan. Namun ia bertekad untuk menghancurkan ‘Aku’ dan kembali ke masa lalunya untuk mencegah hancurnya kerajaan ayahnya. Entah bagaimana akhirnya, aku sendiri belum pernah menyimak episode terakhir serial ini.

Kebanyakan episode dari serial ini menceritakan petualangannya saat berguru pada banyak master, suhu, guru, warrior, serta perjalanannya dalam mencari ‘Aku’ dan portal waktu. Kegigihannya belajar dan berlatih membuat Jack menjadi samurai yang sangat hebat. Meski demikian, tidak jarang Jack menghadapi kekalahan ataupun gagal mengatasi rintangan dalam melawan ‘Aku’.  Kebaikan dan ketulusan hatinya membuat ia sering mengorbankan misinya untuk menolong orang lain. Gambaran samurai sejati, tokoh yang secara konsisten menunjukkan kekuatan moral yang tinggi. Tulus, baik hati, santun, sederhana, berani, bela teman, pantang menyerah dan setia pada tujuan hidupnya, Samurai Jack juga digambarkan sebagai tokoh yang tidak banyak bicara dan soliter, berteman kesendirian ia mengembara dari tempat ke tempat untuk mengejar misinya.

Image

Yang juga menggemaskan untukku adalah penggambaran figur Samurai Jack itu sendiri yang selalu berkostum kimono putih, dengan obi, tempat ia menyarungkan samurainya, bersandal kelom kayu, dengan rambut panjang yang diikat cempol di puncak kepala. A real simple tradisional Japanese man, yang kayaknya bisa jadi tokoh idolaku bila aku berumur 7 tahun dan juga tinggal di dunia imajinasi 😀  Untuk Gio, Samurai Jack sempat menjadi tokoh yang sangat disukai dan menginspirasi. Sempat ada masa dimana gambar-gambar Gio, pada kertas maupun kanvas melulu bertema Samurai Jack, dalam episode imajinatif rekaan Gio sendiri (see Gio’s Gallery).

Film seri ini merupakan satu dari tidak banyak film seri anak yang menurut aku layak tonton, dengan pesan dan referensi yang jelas dan kaya. Di antara berbagai film seri yang terus diputar berulang kali, sarat dengan adegan konyol, bahkan jorok, saling bully, kasar, tanpa pesan yang jelas, dengan audio dan efek suara yang kadang terlalu melengking dan sering terasa mengganggu untuk telingaku, adanya film seri yang bagus menjadi cukup melegakan. Meski bukan termasuk film baru, ternyata bagi Gio dan Obi, samurai Jack masih jadi tontonan favorit dan karakter yang mereka gemari, dan ternyata cukup melekat.. pada beberapa episode Gio sempat mengatakan, “Kayaknya aku masih ingat cerita yang ini deh..” Memang bagus sih.. 😀

.

Iklan

One thought on “samurai jack

  1. Inget banget waktu Gio cerita-cerita si Jack-Jack ini hehehehe. Jadi penasaran sama filmnya tapi apa daya ga bisa nonton. Ada dvd nya ga ya? :)))) sebagai penyuka samurai rasanya jadi penasaran 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s