tantila

Tantila, begitu Gio, Obi dan sepupu-sepupu mereka memanggilnya. Saudara perempuanku satu-satunya dari 3 saudara yang kumiliki. Meski berasal dari ‘sumber’ yang sama, rasanya aku dan dia sangat jauh berbeda. Ketika kecil, aku ingat betul bagaimana dia tampil sebagai pribadi yang kuat pendirian dan sangat cuek. Jarang sekali ia ambil peduli dengan apa yang dikatakan orang-orang di sekitarnya. Keyakinan diri ini ia bawa terus hingga dewasa. Meski kami tumbuh besar bersama, kenanganku atas masa kecil kami lebih banyak berupa keheranan dan kebingungan, kenapa ya dia begitu? Yang terbayang adalah gambaran atas sifat dan sikapnya yang benar-benar tidak ambil pusing, sementara aku di sisi lain rasanya selalu berusaha untuk mengikuti harapan orang dan alur yang berlaku pada umumnya. Sayang banget aku sama adik perempuanku ini.. Aku seringkali khawatir ketidakpeduliannya itu membawa dia pada banyak kesulitan; diomelin mama, dihukum guru.. tapi dia sendiri sepertinya tidak terlalu memikirkan hal-hal itu, ya jalani saja.. Terasa benar bahwa ternyata dari dia aku belajar tentang keyakinan diri, tentang keberanian untuk berbeda.. banyak sebenarnya yang aku pelajari lewat perbedaan-perbedaan kami. Saat beranjak dewasa, aku mulai melihat kesamaan, aku mulai dapat memahami dirinya, dan lebih mengenal dirinya. Hingga dewasa, ia terus menjalani hidup dengan sikapnya yang easy going itu. Dibarengi sikap ramah, tulus, dan selalu coba untuk menikmati hidup, ia punya banyak teman yang sayang dia sejak kecil..

Kalo dibilang ada kategori orang yang punya playful mind, kayaknya dia termasuk kategori itu deh..  Untuk Gio & Obi, Tantila adalah orang paling asik di keluarga kita. Meski jarang bertemu, karena tinggal di belahan dunia yang lain, setiap ketemu Tantila sepertinya kadar sukanya naik terus.. 😀 Gimana ngga, Tantila punya cara yang khas dalam merespon cerita mereka dan meladeni mereka bermain; yang seringkali aku istilahkan dengan ‘single minded consentration’, fokus! bahkan saat bermain-main. Setelah Tantila menikah dengan Om Matt dan punya 2 anak.. seluruh keluarga jadi favorit 🙂

Om Matt yang penampilannya cool n suka game, langsung mendapat tempat di hati mereka.. perbedaan bahasa ngga jadi masalah. Mereka berusaha untuk terus ngobrol, sampe kita yang udah gede-gede terbengong-bengong dan kagum juga sih, kok ya nyambung juga.. Kayne si sulung, dengan caranya sendiri yang memikat terus berusaha berinteraksi dengan sepupu-sepupunya. Jake si bungsu, memang lutju buangeet secara tampang, ekspresi dan kelakuannya, Gio yang demen anak kecil selalu gemes sama si bungsu ini. Obi yang keliatan lempeng-lempeng aja, kalo udah cerita tentang si bungsu ini bisa sambil nyengir-nyengir geli sendiri..

Setiap kali menerima kabar bahwa Tantila bakal datang, Gio dan Obi segera menghitung hari, ga sabar bangeet. Jarang banget ada hari tanpa cerita atau pertanyaan tentang Tantila, meski kadang sekedar bertanya (lagi, dan lagi..), “Kapan Tantila datengnya ma, aku udah ga sabar nih?”. Ketika masih kecil dulu, suatu malam sambil pamit tidur Gio sembari senyum-senyum bilang gini, “Ma, hari ini aku mecahin rekor loh..”. “O ya?, rekor apaan Gi?”. “Hari ini aku ga ngomong tentang Tantila.. “ 😀  oke deh, jadi barusan laporan doang yaa..ga direken deh.. 😀

Setelah Tantila kembali ke negaranya, untuk beberapa saat cerita tentang pengalaman-pengalaman lucu dan menyenangkan bersama Tantila dan keluarganya terus berkumandang. Apalagi kalau dibarengi acara melihat kembali foto-foto saat main, jalan atau liburan bareng.. menyenangkan sekali, ga hanya buat Gio, Obi, tapi juga untuk aku.. 🙂  thank you so much ra!

happy birthday to my dearest sister! love you and miss you a lot too!

Image

 

.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s